🚀 go-pugleaf

RetroBBS NetNews Server

Inspired by RockSolid Light RIP Retro Guy

Article View: cu.indonesia
Article #87

Obat penawar yang pas ditengah 'gigitan' hawa dingin

#87
From: Hangtuah Digital Library
Date: Sun, 11 Mar 2007 14:04
75 lines
5647 bytes
Makan Soto Kliwon di Rabu Legi

Menghirup kuah soto Kudus yang masih mengepul panas menjadi obat
penawar yang pas ditengah 'gigitan' hawa dingin. Soto daging yang
empuk tanpa lemak pun meluncur mulus di tenggorokan. Kami pun melahap
keduanya dengan nikmat, diselingi satai telur puyuh, perkedel dan sate
ampela ayam sebagai pelengkapnya!. Sueger tenan!!!

Hari itu (Rabu Legi) memang kami sedang cari 'penyakit'. Betapa tidak,
saat Jakarta sedang berawan mendung dan angin bertiup dingin kami
malah jalan-jalan ke Puncak. Akibatnya pasti bisa diduga. Lepas dari
pintu tol Ciawi, baru merambah beberapa meter ke daerah Cibogo, perut
sudah terasa lapar. Padahal belum tengah hari. Papan iklan berwarna
kuning mencolok di kiri jalan bertulisan Soto Kudus 'Kliwon' segera
memikat kami. Tiap perjalanan ke Puncak pasti Anda melihat resto soto
Kudus ini. Waktu mobil kami parkir di halaman rumah tua yang rindang,
resto masih sepi. Rasanya kamilah pengunjung pertama.

Resto ini benar-benar bergaya rumahan khas Jawa Tengah. Meja kursinya
dari kayu sederhana, di sisi kiri tengah terdapat lemari kaca berisi
terasi khas Juwana dan sirop kawista cap Dewa Burung yang tersohor.
Agaknya sang pemilik yang berasal dari pesisir utara Jawa ini juga
ingin melestarikan sirop kawista khas Rembang yang tergolong langka.

Karena itu di dinding bagian tengah terpasang kliping artikel tentang
buah kawista yang langka dan siropnya. Menu yang ditawarkan juga tidak
terlalu banyak; soto ayam, soto daging, tahu pong Semarang, lumpia
Semarang. Karena hujan sudah mulai turun maka kamipun memilih soto
ayam, soto daging dan lumpia Semarang sebagai pengganjal perut.

Di daerah Kudus, Jawa Tengah yang tersohor memang soto ayam dan soto
daging kerbau. Soto ayam gaya Kudus memang agak berbeda dengan soto
ayam Semarang. Kalau soto Kudus biasanya kuahnya bening, sedikit
kekuningan dan rasanya cenderung gurih. Sementara soto ayam Semarang
kuahnya bening, agak kecokelatan dengan aksen rasa manis (dari kecap
manis).

Setelah menunggu agak lama, soto ayam dan soto daging pun disajikan di
depan kami, dalam mangkuk keramik Cina yang kecil (seperti umumnya
soto di Jawa Tengah). Kuahnya agak kekuningan dengan tebaran irisan
daun kucai yang melimpah. Slurpp... kuahnya terasa gurih, tidak
berminyak, suwiran daging ayam kampungnya halus dan empuk, dan tauge
pendek yang menjadi pelengkap terasa sangat crunchy dan segar.

Sayang sekali mereka kurang royal menebarkan bawang putih dalam bumbu
dan kuahnya. Soto dagingnya juga berkuah bening, gurih dan dagingnya
empuk sekali. Setelah diberi sedikit kecap, perasan jeruk nipis
rasanya sangat mengejutkan. Sangat gurih dan enak! Lumpia goreng
Semarang yang berisi irisan halus rebung dan daging ayam disajikan
dalam piring kecil plus dengan acar lokio dan cabai rawit.

Adonan isinya sedikit terlalu manis tetapi bumbunya terasa cukup
seimbang. Hanya sayang kami sedikit kecewa karena ketika digigit
kulitnya agak keras (alot), mungkin karena dipanaskan kembali (atas
permintaan kami). Tak terasa dalam hitungan menit soto kudus, soto
daging dan lumpia Semarang pun licin tandas. Teh hangat dan es sirop
kawista pun menjadi pelengkap yang pas, sekaligus penawar rindu
kampung halaman di Jawa.

Sesuai dengan nama 'kliwon', salah satu hari pasar pada kalender Jawa,
rumah makan ini juga memasang tarif yang tak terlalu mahal. Untuk soto
Kudus seporsinya seharga Rp.8000,- , soto daging Rp10.000,- dan lumpia
semarang Rp.5000,- per buah. Sedangkan untuk aneka minuman harga
berkisar dari Rp.4500,- hingga Rp.8000,- per gelas. Hmm... kalau akhir
pekan ini Anda berlibur ke Puncak, jangan lupa mampir untuk mencicipi
semangkuk soto Kudus. Apalagi jika Anda berasal dari Jawa Tengah.
Hitung-hitung sebagai obat kangen kampung sekaligus penghangat badan!

Soto Kudus 'Kliwon'
Jl. Raya Cibogo No. 114
Telp : (0251) 253093
Harga makanan Rp 3000,00

(dev/Odi) Devita Sari - detikfood
© 2007 detikcom
Technical Details
Message-ID: <1173621855.951188.289400@q40g2000cwq.googlegroups.com>
Path: arc1-ca.pugleaf.net!g2news1.google.com!postnews.google.com!q40g2000cwq.googlegroups.com!not-for-mail

Show Full Headers
Complete Article Headers
X-Google-Thread: 111597,e9ccad77a354c4fc,start
X-Google-Thread: 115278,e9ccad77a354c4fc,start
X-Google-Thread: 1100e6,e9ccad77a354c4fc,start
X-Google-Thread: ff81f,e9ccad77a354c4fc,start
X-Google-Thread: f4e1d,e9ccad77a354c4fc,start
X-Google-Attributes: gid111597,gid115278,gid1100e6,gidff81f,gidf4e1d,public
X-Google-Language: INDONESIAN,ASCII
Path: arc1-ca.pugleaf.net!g2news1.google.com!postnews.google.com!q40g2000cwq.googlegroups.com!not-for-mail
From: "Hangtuah Digital Library" <hdl@hangtuah.or.id>
Newsgroups: cu.indonesia,alt.soc.indonesia.mature,soc.culture.indonesia,alt.culture.indonesia,alt.sci.tech.indonesian
Subject: Obat penawar yang pas ditengah 'gigitan' hawa dingin
Followup-To: cu.indonesia, alt.soc.indonesia.mature, soc.culture.indonesia, alt.culture.indonesia, alt.sci.tech.indonesian
Date: 11 Mar 2007 07:04:16 -0700
Organization: http://groups.google.com
Lines: 76
Message-ID: <1173621855.951188.289400@q40g2000cwq.googlegroups.com>
NNTP-Posting-Host: 202.155.90.92
Mime-Version: 1.0
Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
X-Trace: posting.google.com 1173621869 14091 127.0.0.1 (11 Mar 2007 14:04:29 GMT)
X-Complaints-To: groups-abuse@google.com
NNTP-Posting-Date: Sun, 11 Mar 2007 14:04:29 +0000 (UTC)
User-Agent: G2/1.0
X-HTTP-UserAgent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.8.0.10) Gecko/20070216 Firefox/1.5.0.10,gzip(gfe),gzip(gfe)
X-HTTP-Via: 1.1 proxy:3128 (squid/2.5.STABLE11)
Complaints-To: groups-abuse@google.com
Injection-Info: q40g2000cwq.googlegroups.com; posting-host=202.155.90.92;
   posting-account=KTOidgwAAADVX--JTGhoPqIWuDY57wJk