🚀 go-pugleaf

RetroBBS NetNews Server

Inspired by RockSolid Light RIP Retro Guy

Article View: cu.indonesia
Article #90

Berkah bagi masyarakat pembuat garam

#90
From: Hangtuah Digital Library
Date: Thu, 16 Apr 2009 17:00
45 lines
3590 bytes
Panen Garam di Bledug Kuwu

Bledug Kuwu di Grobogan, merupakan gejala alam berupa letupan dari
dalam tanah. Masyarakat setempat mengolahnya menjadi garam. Musim
kemarau saat ini membawa berkah bagi masyarakat pembuat garam di Desa
Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan karena produksinya
bisa semakin baik.

"Kalau musim kemaraunya seperti sekarang ini, kami bisa memproduksi
garam dan harganya juga lumayan, sehingga bisa untuk menambah
kebutuhan hidup sehari-hari," kata Suwito, petani garam di Desa Jono
Grobogan, Kamis. Ia menuturkan, pembuatan garam pada musim kemarau
prosesnya bisa lebih singkat, hanya lima hari. Namun bila musim hujan
proses produksi garam bisa 10 hari.

Demikian pula, di wilayah seputar Bledug Kuwu Kecamatan Kradenan
Kabupaten Grobogan, menurut dia, petani garam di sana juga menyambut
gembira bisa memproduksi garam dengan lebih cepat dan kualitasnya pun
juga lebih baik.

Di seputar Jono dan Bledug Kuwu rata-rata airnya asin sehingga banyak
masyarakat memanfaatkan air tersebut untuk memproduksi garam. "Apabila
pada musim kemarau seperti saat ini, produksi garam bisa mencapai 150
kilogram sampai 170 kilogram per produksi selama lima hari dan jika
musim hujan hanya sekitar 100 kilogram per produksi selama 10 hari,"
katanya.

Bahkan, menurut dia, harga garam saat ini cukup baik yakni Rp1.500,00
per kilogram dan apabila kualitas produksinya baik harganya bisa
Rp1.600,00 per kilogram.

Anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Bambang Sri Yuwono mengatakan, dua
daerah di Grobogan yakni Tawangharjo dan Kradenan seputar Bledug Kuwu
airnya mengandung garam sehingga hal ini dimanfaatkan masyarakat untuk
memproses produksi garam

Ia mengatakan, masyarakat di Bledug Kuwu yang merupakan lokasi
semburan lumpur bersama air yang mengandung garam secara alami itu
merupakan anugerah Tuhan sehingga masyarakatnya juga tekun merawat
untuk memproduksi garam.

ABI
Sumber: Ant
© 2009 Kompas
http://resep.hangtuah.or.id
Technical Details
Message-ID: <7e8ea6b3-2637-4363-b66f-5697429f3d8e@q33g2000pra.googlegroups.com>
Path: arc1-ca.pugleaf.net!g2news2.google.com!postnews.google.com!q33g2000pra.googlegroups.com!not-for-mail

Show Full Headers
Complete Article Headers
X-Google-Thread: 111597,493f8270dab628eb,start
X-Google-Thread: 1100e6,493f8270dab628eb,start
X-Google-Thread: f4e1d,493f8270dab628eb,start
X-Google-Thread: ff81f,493f8270dab628eb,start
X-Google-Thread: f5a71,493f8270dab628eb,start
X-Google-Attributes: gid111597,gid1100e6,gidf4e1d,gidff81f,gidf5a71,domainid0,public,usenet
X-Google-Language: INDONESIAN,ASCII
Path: arc1-ca.pugleaf.net!g2news2.google.com!postnews.google.com!q33g2000pra.googlegroups.com!not-for-mail
From: Hangtuah Digital Library <hdl@hangtuah.or.id>
Newsgroups: cu.indonesia,soc.culture.indonesia,alt.sci.tech.indonesian,alt.culture.indonesia,alt.business.insurance.indonesia
Subject: Berkah bagi masyarakat pembuat garam
Date: Thu, 16 Apr 2009 10:00:59 -0700 (PDT)
Organization: http://groups.google.com
Lines: 45
Message-ID: <7e8ea6b3-2637-4363-b66f-5697429f3d8e@q33g2000pra.googlegroups.com>
NNTP-Posting-Host: 118.136.115.72
Mime-Version: 1.0
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
X-Trace: posting.google.com 1239901259 30398 127.0.0.1 (16 Apr 2009 17:00:59 GMT)
X-Complaints-To: groups-abuse@google.com
NNTP-Posting-Date: Thu, 16 Apr 2009 17:00:59 +0000 (UTC)
Complaints-To: groups-abuse@google.com
Injection-Info: q33g2000pra.googlegroups.com; posting-host=118.136.115.72; 
 posting-account=x38sTgkAAACGYgK-2U7r-96dU5kKnCVy
User-Agent: G2/1.0
X-HTTP-UserAgent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.8) 
 Gecko/2009032609 Firefox/3.0.8 (.NET CLR 3.5.30729),gzip(gfe),gzip(gfe)
X-HTTP-Via: 1.1 squid.hangtuah.or.id:3128 (squid/2.6.STABLE18)