Thread View: cu.indonesia
1 messages
1 total messages
Started by Hangtuah Digital Library
Thu, 16 Apr 2009 17:00
Berkah bagi masyarakat pembuat garam
Author: Hangtuah Digital Library
Date: Thu, 16 Apr 2009 17:00
Date: Thu, 16 Apr 2009 17:00
45 lines
3590 bytes
3590 bytes
Panen Garam di Bledug Kuwu Bledug Kuwu di Grobogan, merupakan gejala alam berupa letupan dari dalam tanah. Masyarakat setempat mengolahnya menjadi garam. Musim kemarau saat ini membawa berkah bagi masyarakat pembuat garam di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan karena produksinya bisa semakin baik. "Kalau musim kemaraunya seperti sekarang ini, kami bisa memproduksi garam dan harganya juga lumayan, sehingga bisa untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari," kata Suwito, petani garam di Desa Jono Grobogan, Kamis. Ia menuturkan, pembuatan garam pada musim kemarau prosesnya bisa lebih singkat, hanya lima hari. Namun bila musim hujan proses produksi garam bisa 10 hari. Demikian pula, di wilayah seputar Bledug Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan, menurut dia, petani garam di sana juga menyambut gembira bisa memproduksi garam dengan lebih cepat dan kualitasnya pun juga lebih baik. Di seputar Jono dan Bledug Kuwu rata-rata airnya asin sehingga banyak masyarakat memanfaatkan air tersebut untuk memproduksi garam. "Apabila pada musim kemarau seperti saat ini, produksi garam bisa mencapai 150 kilogram sampai 170 kilogram per produksi selama lima hari dan jika musim hujan hanya sekitar 100 kilogram per produksi selama 10 hari," katanya. Bahkan, menurut dia, harga garam saat ini cukup baik yakni Rp1.500,00 per kilogram dan apabila kualitas produksinya baik harganya bisa Rp1.600,00 per kilogram. Anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Bambang Sri Yuwono mengatakan, dua daerah di Grobogan yakni Tawangharjo dan Kradenan seputar Bledug Kuwu airnya mengandung garam sehingga hal ini dimanfaatkan masyarakat untuk memproses produksi garam Ia mengatakan, masyarakat di Bledug Kuwu yang merupakan lokasi semburan lumpur bersama air yang mengandung garam secara alami itu merupakan anugerah Tuhan sehingga masyarakatnya juga tekun merawat untuk memproduksi garam. ABI Sumber: Ant © 2009 Kompas http://resep.hangtuah.or.id
Thread Navigation
This is a paginated view of messages in the thread with full content displayed inline.
Messages are displayed in chronological order, with the original post highlighted in green.
Use pagination controls to navigate through all messages in large threads.
Back to All Threads